jump to navigation

Reuni Keluarga Besar Kyai Raden Moh Kasiman ke-20 Juli 31, 2014

Posted by triakoso in keluarga.
trackback

IMG_1790Ojo Nganti Kepaten Obor, begitulah tema reuni keluarga besar Kyai Raden Moh Kasiman ke-20. Tema ini diangkat dan dimaksudkan agar terjaga dan tidak putus tali silaturahim, khususnya di antara keluarga besar Kyai Raden Moh. Kasiman.

Pertemuan atau reuni keluarga tahun 1435 H atau bertepatan pada tahun 2014 masehi, tepatnya diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2014 di Gedung Patria Blitar. Setelah melalui persiapan-persiapan yang dilakukan oleh panitia yang dipandegani Drs. Bambang Suntoro, MSi dibantu oleh berbagai pihak, undangan yang direncanakan sekitar 600 undangan ternyata melebihi kapasitas yang ada.

Memang pertemuan atau reuni keluarga ini cukup lama, setelah pertemuan terakhir pada tahun 2010 di pendopo Pengulon, sebelah utara masjid Agung Blitar. Mungkin pada anggota keluarga sudah merasa lama tidak berjumpa dan sangat antusias untuk bisa hadir pada pertemuan atau reuni akbar keluarga Kyai Raden Moh. Kasiman yang ke-20 tahun 2014. Peserta pertemuan juga berasal dari berbagai kota, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Malang, Jakarta, Semarang, Tulungagung dan berbagai kota lain dan tentu saja dari Blitar. Anggota keluarga Kyai Raden Moh. Kasiman tersebar diberbagai kota di seluruh tanah air dan alhamdulillah sebagian bisa berkumpul saat pertemuan atau reuni akbar tahun 2014.

Dra. Hj. Indriana S. SKM selaku Dewan Pembina Yayasan Kyai R. Moh. Kasiman menyampaikan sangat bergembira atas pertemuan ke-20 ini yang disambut sangat antusias oleh seluruh anggota keluarga. Pada pertemuan ini dihadiri oleh semua jalur keluarga Kyai R. Moh Kasiman dan keluarga Aboejamin hadir paling banyak. Seperti diketahui bahwa Kyai R. Moh. Kasiman mempunyai dua putra, yaitu Imam Moestari dan Chasan Sjoehadak. Kedua putra beliau masing-masing berputra 8 orang. Imam Moestari berputra Mangoenhardjo, Abdoerrahman, Aboejamin, Chotimah, Somoredjo, Lamrah, Wuryan dan Satral Koesni. Sedangkan Chasan Sjoehadak berputra Moerdinah, Moersidah, Imam Borhan, Imam Moekmin, Soedjinah, Robingatoen, Kongidatoen dan Moe’alip.

Mangoenhardjo merupakan Naib pertama Blitar, Abdoerrahman tinggal di Mrican Kauman Blitar, Aboejamin di kauman Blitar. Chotimah menjadi bu Lurah Dandong Srengat, Somoredjo tinggal di Kauman Blitar, Lamrah menikah dengan Kasan Mustopo di Wlingi, Wuryan menikah dengan Imam Syaf’at Naib Gandusari dan Satral Koesni tinggal di Kauman Blitar.

Moerdinah yang putri pertama Chasan Sjoehadak menikah dengan Imam Paeno Naib Wlingi. Moersidah menikah dengan sepepunyanya, Abdoerrahman bin Imam Moestari. Imam Boerhan menjadi penghulu Blitar VI menggantikan ayahnya Chasan Sjoehadak yang menjadi penghulu Blitar V. Imam Moekmin menjadi Naib Talun, Soedjinah menikah dengan Imam Besari Naib Kademangan. Robingatoen menikah dengan N Chosim tinggal di Kauman, Kongidatoen menikah dengan Imam Hidayat di kauman dan Moe’alip menjadi Ajun Penghulu Blitar.

Drh. H. Mas Tranggono selaku ketua Yayasan medengungkan tema Ojo Nganti Kepaten Obor, dengan tujuan agar masing-masing anggota keluarga tidak lepas hubungan atau tidak putus tali silturahim, khususnya diantara anggota keluarga Kyai R. Moh. Kasiman. Drh. H. Mas Tranggono juga menjelaskan sedikit terkait dengan anggota-anggota keluarga agar lebih dipahami oleh para generasi berikutnya dan memohon kepada para anggota keluarga untuk mendata keluarga dan mecatat dengan baik agar silsilah terupdate dengan baik. Menjadi tanggung jawab orang tua untuk menjelaskan dengan baik jalur keluarga dan memperkenalkan dengan keluarga-keluarga yang lain agar putra-putrinya mengerti, mengenal keterikatan keluarga.

Bentuk pertemuan atau reuni akbar ini agak berbeda dengan petemuan-pertemuan sebelumnya. Pada pertemuan sebelumnya pertemuan dilakukan di lingkungan secara bergilir, misal di Garum, di Srengat, di Nglegok, di Wlingi, dan dilakukan di “Markas Besar” keluarga yaitu pendopo Pengulon, di sebelah utara kmasjid Agung Blitar. Banyak anggota menghendaki pertemuan semacam ini dilanjutkan setelah ditawarkan oleh ketua Yayasan Drh. H. Mas Tranggono.

Acara diakhiri dengan ramah tamah dan menikmati hidangan.

Sampai jumpa pada reuni keluarga berikutnya……

 

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: