Panembahan Ageng Sunan Tembayat Adalah Leluhur Kyai Raden Moh. Kasiman Oktober 21, 2008
Posted by krmkasiman in silsilah.Tags: Sunan Tembayat
trackback
Leluhur Kyai Raden Moh Kasiman adalah Panembahan Ageng Sunan Tembayat sebagaimana tertera pada catatan silsilah pokok keluarga besar Kyai Raden Moh. Kasiman.
Panembahan Ageng Sunan Tembayat yang juga mempunyai gelar Kyai Pandanaran mempunyai putra Adipati Semarang, Pangeran Sumendi yang bertempat di Pasuruan, Pangeran Ragil Sumendi yang bertempat di Wonokerto Ponorogo, Nyai Ageng Nglilir dan Nyai Ageng Bojong. Di antara putra-putri Sunan Tembayat tersebut, Pangeran Ragil Sumendi yang bertempat di Wonorejo Ponorogo mempunyai putra Raden Wongso yang beristeri dua dan masing-masing mempunyai keturunan. Tidak diketahui atau tidak ada catatan berapa saudara Raden Wongso, apakah beliau putra tunggal atau mempunyai saudara.
Dengan isteri pertama, Raden Wongso dikaruniai dua orang putra yaitu Kyai Raden Surang dan Kyai Raden Moeridi. Sedangkan dari isteri kedua Raden Wongso juga dikaruniai dua orang putra yaitu Kyai Raden Bujut dan Kyai Raden Nojo. Tidak ada catatan putra dari Kyai Raden Surang, namun Kyai Raden Moeridi mempunyai lima orang putra-putri yaitu Moersidin, Nyai Sjahid, Mofid, Kyai Palimoedin dan Kyai Masloem. Sementara itu Kyai Raden Bujut dikaruniai empat orang putra-putri yaitu Kyai Nglarangan, Nyi Witono, Kyai Oemar dan Kyai Moehammad. Dan yang menjadi leluhur Kyai Raden Moh. Kasiman adalah Kyai Raden Nojo. Kyai Raden Nojo mempunyai dua orang putra-putri yaitu Singonojo dan Nyai Putu.
Singonojo adalah buyut dari Kyai Raden Moh. Kasiman dimana Singonojo mempunyai tiga orang putra yaitu Raden Donopoero, Raden Abdul Ghani dan Nyai Donomijah. Tidak ada catatan putra-putri Raden Abdul Ghani dan Nyai Donomijah. Sedangkan Raden Donopoero mempunyai delapan orang putra-putri yang salah satunya menjadi orang tua Kyai Raden Moh. Kasiman.
Raden Donopoero mempunyai putra-putri yaitu Zainal Abidin yang kemudian bertempat di Gading Ponorogo, Abdul Rachman yang kemudian bertempat di Durenan Magetan, Kyai Raden Witono yang kemudian bertempat di Kalangbret Tulung Agung, Kyai Ta’lim yang kemudian menjadi penghulu di Srengat, Nyai Noersijah yang kemudian bertempat di Tegalsari Ponorogo, Nyai Mahil yang kemudian bertempat di Joresan Ponorogo, Nyai Basjariman yang kemudian bertempat di Ponorogo dan Nyai Mardiah yang juga bertempat di Ponorogo.
Kyai Ta’lim yang menjadi penghulu di Srengat menikah dan berputra Raden Moh Kasiman dan Moh Jahja. Raden Moh Kasiman akhirnya mengikuti jejak ayahnya menjadi penghulu di Srengat dan memperoleh gelar Kyai, serta pada akhirnya menjadi penghulu pertama di Blitar.
saya ingin bertanya, menurut silsilah yang dimiliki Panembahan Ageng Sunan Tembayat silsilah diatasnya siapa saja ya? apakah ada hubungan dengan sultan demak ? _terimakasih
kalo bileh tau, leluhur dari sunan tembayat sendiri siapa ya…
Dari informasi keluarga saya, saya tidak memperoleh atau belum memperoleh informasi tersebut. Mungkin ada di antara pembaca atau blogger lain yang tahu kita bisa sharing informasi untuk itu.
Mungkin saja, tapi berdasarkan informasi keluarga saya tidak/belum memperoleh infromasi itu.
ada berapa yang bergelar sunan tembayat ato pandanarang, leluhur saya pernah bilang kalo ada keturunan beliau yang di kediri jawa timur tepatnya di gampeng rejo dusunnya ngebrak
terima kasih informasinya. bila ada hubungan keluarga mungkin bapak juga bisa melihat gambar silsilah (anda bisa klik di silsilah pokok keluarga krm kasiman) untuk mengetahui dari keluarga yang mana. kami juga akan mengkaji berdasar sesepuh yang masih ada dan beberapa catatan untuk melihat kemungkinan yang bapak sampaikan juga berhubungan dengan keluarga kami..atau barangkali keluarga bapak mempunyai catatan keluarga bisa bertemu dengan kami. terima kasih
ayah saya bersilsilah raden, yang berdomisili di Ponorogo, kecamatan jetis, desa karanggebang, mungkin tegalsari yang dimaksud ada relasi dengn nyai noersijah. menurut pengakuan salah satu saudara memang ada kaitannya dengan silsilah pandanarang. saya tertarik untuk meriset sejarah keluarga saya…tq 4 blog nya..
ass, saya tertarik untuk menelusuri sislsilah hal tersebut, karena menurut pengakuan salah satu saudara saya yang di ponorogo masih ada hubungannya dengan hal tersebut saya ingin tahu banyak tentang hal tersebut, merasa terhrmat bilamana info ini bisa dishare lebih mendalam. trim
email : lord.gte@gmail.com
Terima kasih kembali pak Luqman Hakim. Saya sangat senang ada pengunjung yang mendpatkan informasi ini. Memang tujuan saya adalah memperluas tali persaudaraan terutama pada jalur-jalur keluarga KRM Kasiman. Kebetulan ayah saya saat ini adalah ketua yayasan krm kasiman. Saya menawarkan untuk membuatkan blog ini dengan segala informasi yang diperlukan dan saya punya, agar dapat juga dibaca oleh siapa saja, dengan harapan ada keluarga lain yang tidak pernah bertemu dapat dijalin persaudaraan. Saya juga sangat senang dengan berita tersebut. Silahkan kontak melalui yayasan krm kasiman, mumpung beliau beliau yang sepuh masih ada. Kami yg muda-muda banyak tidak tahu banyak. Mudah-mudahan, keluarga anda juga bagian dari keluarga besar kami. Terima kasih..
Terima kasih pak Luqman. Saya saat ini berada di Surabay, sementara berkas atau naskah-naskah kuno tersimpan di yayasan Kasiman di Blitar. Saya sudah kontak dg ayah saya (kebetulan ketua Yayasan Kasiman) yg berada di Blitar. Bilamana berkenan bapak bisa berhubungan langsung dengan beliau atau para pini sepuh yang masih ada di sana untuk bisa menjelaskan lebih dalam tentang keterkaitan keluarga kita. Saya berharap ini adalah jalan bagi keluarga bapak dan keluarga besar kami bisa bertemu kembali, setelah terpisah dari cabang keluarga yang jauh…
silsilah dari sunan tembayat kok belum di muat?
mohon info, saya di kediri orang tua pernah memberitahu kalau leluhur dari mbayat kakek buyut saya namanya Mangun endok, saudaranya ada yg bernama Eyang Kompol, Joyo Prawiro,mereka katanya ortu pelarian saat perang diponegoro dari mbayat lari ke tegalsari ponorogo, kemudian ke kediri,
Saya baru tahu kalo asal usul bapak saya dari blitar yaitu dari Mucksan (Kakek) karena saya baru tahu hal tersebuk kurang lebih tahun 2001 sejak saya sering sowan ke Sulkan (Pak de) dan bersaan itu pula saya tahu klo saya mempunyai lima kakak dari Bapak Sulkan Yang saya ingin tahu apakah poto-poto Mbah kakung, Putri, Bapak saya M. Soim ada?
@Leksono BS : Sumber data yang ada pada saya masih terbatas. Kalau ada keluarga-keluarga yang belum tercantum (masih sangat banyak) mohon bisa kontak atau kumpul2 saat ada reuni keluarga besar khususnya Kyai Raden Moh. Kasiman. Dari sana kita mencoba mengumpul segala informasi untuk membantu satu dan yang lain mengenal keluarga dan asal-usulnya
alhamdulillah, eyang mbayat sampun sampurna nunggal dumateng alam kang langkung becik lan suci………………..
Yth Bp. Krmkasiman
Perkenalkan nama saya Achmad Murtadho. Saya adalah bagian dari Silsilah keluarga yang bapak buat dari keturunan Moh. Jahya Tegal Sari – Ponorogo. Sayang dalam silsilah itu tidak saya temukan nama-nama keturunannya. Sayapun sebenarnya mendapat kiriman dari bulek coretan Silsilah dari Ki Ageng Pandanaran sampai keturunan Tegalsari.. Sayang karena tulisan tangan maka saya sangat bingung mengikutinya. Karena itu saya berniat memfoto copy kompilasi coretan2 itu untuk menjadi bahan masukan bagi bapak. Alamat email kami cantumkan bersama dengan pesan ini. Terima kasih.
Selanjutnya perkenankan saya memberikan data diri saya secara singkat. Saya adalah seorang programmer komputer. Setelah sukses membuat program komputer Silsilah Keluarga dari pihak Ibu yang hasilnya lebih enak di ikuti, dicari, diedit dan dicetak dengan program Visual Basic dan dapat memuat ribuan nama dan foto serta keterangan alamat lengkapnya… begitu juga tahan lama; sekarang ada desakan untuk mengkompilasi Silsilah Keluarga dari pihak alm ayah saya – yang terkait juga dengan Silsilah Keturunan keluarga Ki Ageng Pandanaran. Demikian kurang lebihnya mohon dimaklumi adanya.
Subhanallah, alhamdulillah. Terima kasih anda sudah memberikan respon. Memang ini adalah salah satu tujuan ketika saya sampaikan pada ayah saya saat itu. Sayangnya kebisaan saya ya buat blog saja. Namun saya berharap bahwa informasi ini dapat diambil oleh siapa saja termasuk anggota keluarga yang tidak atau belum bisa terdata. Saya sangat berterima kasih dengan informasi ini, namun sayang saya juga tidak mempunyai banyak informasi. Karena saya juga baru tertarik dg kegiatan yayasaan kasiman baru beberapa tahun terakhir. Karena ternyata sudah banyak para pinisepuh kita yang tiada dan saya merasa hal itu berbahaya dari keberlanjutan informasi (setidaknya saya, karena saya juga hampir tidak tahu apa-apa tenatng keluarga ini), selain kegiatan keluarga ya “begitu-begitu saja”. Saat ini saya di Surabaya, sumber informasi ada di Blitar. Bila pak Achmad Murtadho berkenan bisa menghubungi ayah saya Drh. Mas Tranggono di 0342-805604 untuk memperoleh informasi lebih banyak , (mohon maaf ayah saya gaptek, jadi tidak bisa menggunakan fasilitas informasi modern termasuk email, sms saja beliau kesulitan). Ada kemungkinan juga ayah saya mempunyai keterbatasan informasi juga namun barangkali nanti bisa dicarikan jalan keluar dengan berhubungan dengan anggota keluarga yang lain yang mengerti banyak tentang silsilah keluarga ini atau mencari-cari naskah lama yang “mudah-mudahan” masih tersimpan dan tidak rusak di pengulon. Kalau pak Achmad Murtadho berkenan bisa juga program yang bapak rancang digunakan sebagai sumber informasi (administrasi) silsilah di pengulon. Sekali lagi terima kasih responnya
Saya juga sedang menyiapkan alur silsilah yang lebih lengkap dari keluarga ini, namun informasi yang saya pegang dari generasi setelah krm kasiman. Mungkin juga bisa saya bantu dari sepupu saya yang akhirnya menikah dengan orang Ponorogo, barangkali bisa membantu melacak informasi keluarga dari cabang generasi sebelum krm kasiman
Maaf ada yg bs bntu silsilah lengkap dr sunan tembayat, aq dr ktrunan kyai witono tulungagung tptnya kakek adalah buyut dr mbh witono
Ass..
Mohon info!keluarga kami punya tradisi yaitu kethok kuncung,yang kata eyang bersal dr Sunan tembayat/Kiyai Pandanaran,tradisi tersebut sifatnya patrilineal(garis keturunan laki2),sedangkan untuk anak perempuan sudah berhenti di anak perempuan tersebut untuk anaknya sdh tidak,sedangkan keturunan lelaki berlanjut ke keturunan selanjutnya!Kata eyang dulu(zaman penjajahan) kalo eyang n kakek buyut nyekar ke Mbayat pasti ada sambutan dr pihak pengurus makam,n boleh nyekar masuk pe ke dalam makam,padahal konon kalo bukan keturunan Sunan Bayat yang nyekar,pasti akan meninggal kalo nyekar pe berhadap-hadapan nisan!Yang saya tanyakan apakah ketrangan2 saya td ada kasamaan dengan keluarga anda?
Alaikumsalam wr. wb.
Keterangan anda cukup menarik pak PUTRA. Seingat saya di keluarga kami tidak ada kethok kuncung (atau mungkin ingatan saya yang tidak beres). Saya dari keturunan (generasi ke-6) dari KRM Kasiman. KRM Kasiman sendiri kira-kira generasi ke-7 dari Sunan Tembayat. Sedangkan saya dari jalur perempuan (eyang saya). Jadi kalau dirunut, saya adalah keturunan dari KRM Kasiman, Kasan Sjuhada, Moersidah, Moethohiroh, Moesrikah, Mas Tranggono, saya. Moersidah menikah dengan sepupunya yaitu Abdurrahman putra Imam Moestari. Mulai kapan tradisi kethok kuncung tidak ada di keluarga saya (kalau itu ada), saya juga belum tahu.
Sedangkan saya baru tertarik terlibat dalam organisasi keluarga ini juga beberapa tahun belakangan, sehingga pengetahuan saya tentang keluarga besar ini juga masih terbatas…Sayangnya banyak pinisepuh di keluarga kami sudah tiada, sehingga untuk mencari/menggali kembali data-data (keterangan) kuno sudah sulit diperoleh (beberapa mungkin ada di catatan yang tersimpan di Pengulon). Hal ini termasuk alasan saya menawarkan membuatkan blog keluarga ini pada ayah saya, yang kebetulan sekarang dipercaya sebagai ketua Yayasan KRM Kasiman. Untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya, menyambung silaturrahmi dari cabang keluarga lain yang terserak. Bila berkenan bisa menghubungi tetua kami yang menjadi pengurus Yayasan, bisa menghubungi melalui telepon yayasan KRM Kasiman. Saya sendiri berada di Surabaya.
Terima kasih sudah kontak….
Maaf pak Misbah, saya tidak bisa membantu…Ada yang bisa membantu pak Misbah?
Kami sarankan, pak Misbah bisa silaturrahmi ke pengulon, letaknya persis di sebelah utara bangunan Masjid Jami’ (Agung) Kota Blitar. Bila perlu kontak dulu via telepon melalui telepon Yayasan KRM Kasiman. Mudah-mudahan bisa sambung informasi…
Sebenarnya alat2 kuno(zaman mataraman) untuk tradisi kethok kuncung tersebut masih ada,tp karena sudah jatuh ke tangan pihak keluarga/keturunan perempuan yg sudah tidak lg wajib melaksanakan tradisi tsb,jd untuk meminta alat2 tsb jd sungkan!Eyang sendiri ketika saya pgn tau alat2 tsb jg disarankan untuk mengurungkan niat saya tsb(meski sekedar tau),krn gak enak ma saudara
Keterangan lain dari eyang bahwa ciri anak turun dari sunan bayat terdahulu rambutnya biasanya digelung/diikat kecil(meskipun laki-laki).
Keterangan lain dari pinisepuh desa(kyai yg begitu dkat hubgannya dgn keluarga saya) bahwa sesepuh saya ada yg dimakamkan di komplek pemakaman Setono Gedong(makam mbah Wasil),beliau bernama Pangeran Sumende yg konon jg keturunan Sunan Mbayat
Terima kasih bapak Ky Kasiman atas kiriman email sebagai tembusan dari Blog ini. Kami menghargai tradisi Kethok Kuncung tersebut. Karena itu, tidak menjadi masalah bagi kami untuk melanjutkan penelusuran kami tersebut mengingat saat ini sudah mulai terkumpul beberapa dokumen dari keluarga-keluarga Trenggalek dan Blitar. Terima kasih atas informasi nomor telepon tersebut tetapi untuk saat ini belum dapat kami laksanakan sebab dari kami sedang dalam pemasukan data untuk selanjutkan kami padukan dalam sebuah perangkat lunak. Kami sekali lagi terima kasih atas masukannnya.
Salam.
Achmad Murtadho
Yang terhormat Bp. Kasiman.
Dengan ini saya sampaikan bahwa kami telah mulai membuatkan silsilah keluarga menurut data yang kami miliki. Dan ini baru bersifat sementara. Mohon bila ada salah eja atau salah ketik untuk dimaklumi. Adapun silsilah tersebut saya letakkan di website saya http://www.manangroup.org – Pada menu SILSILAH yang terletak di bagian atas. Bila berkenan mohon – dalem kersaken mirsani. Kulo matur nuwun bilih wonten koreksi sangking panjenengan. Matur nuwun
Salam
A. Murtadho
Assalamu’alaikum,
Saya sudah melihat hasil karya pak Murtadho di alamat tersebut. Saya sendiri tidak bisa membuat program sedemikian,jadi itu menarik sekali. Kalau saya bisanya ya hanya membuat halaman web yg biasa, sehingga pernah saya coba dengan data yang ada, halamannya sangat banyak. Karena tiap keluarga satu halaman.
Pada silsilah yang bapak buat, drop down menu tersebut apakah dihubungkan dengan halaman? atau hanya berupa drop down menu saja? Barangkali biar agak nyaman sub menu yang tidak aktif bisa langsung ditutup bila tidak ditunjuk, sehingga tidak overlapping dengan sub menu yang lain sehingga susah untuk dibaca. Atau bila mungkin diberi warna yang berbeda sehingga bisa membedakan mana yang aktif (di atas) dan yang tidak aktif (di bawah). BTW, program tersebut menarik bila bisa dibuat portable (offline) meski kalau mau buka pake browser (web-base).
Terima kasih pak Murtadho.
Wassalam
Nusdianto Triakoso
(admin krmkasiman.wordpress.com)
Kepada Yth. Bapak Nusdianto Triakoso
Terima kasih atas tanggapannya. Program ini tidak menggunakan halaman kecuali salah seorang keluarga ingin mulai dari urutannya sendiri baru dibuatkan page tersendiri. Mengenai permohonan bapak untuk dikirimkan htmlnya portable bisa saja kami kirimkan htmlnya untuk dilihat model kerjanya. Untuk itu mohon disampaikan kepada kami alamat email bapak.
Selanjutnya kami sedikit memberi masukan. Program silsilah yang dibuat di pdf bapak ternyata kelihatannya mengalami kerusakan jadi sebaiknya program pdf tersebut diupdate. Khawatir kalau ada anggota keluarga bapak ingin melihat pembesaran silsilah ternyata rusak, mohon dicek dengan cara diklik pada gambar silisilah tersebut kemudian di safe di PDF. Setelah itu mohon dibaca di PDF. Nanti akan terlihat pdfnya yang rusak. Mohon maaf atas masukan ini. Demikian
Salam
Achmad Murtadho
Terima kasih pak Murtadho. alamat email saya triakoso@gmail.com. Untuk file PDF silsilah Karsiman coba saya cek lagi, sebab seingat saya hingga beberapa waktu lalu tidak ada masalah. Terima kasih tanggapannya.
Salam
Rasanya memang ada kerusakan file PDF Silsilah karsiman ,karena saat didownload saja lamanya minta ampun. Mungkin saking banyaknya yang download file tersebut.
Terima kasih informasinya
trima kasih pak atas infonya
tp saya masih bingung knapa untuk silsilah ki ageng pandan arang selalu tidak disebutkan nama istrinya padahal itu sangatlah penting untuk pelajaran
trimakasih atas tanggapannya
Betul. Saya juga tidak tahu alasannya. Saya hanya mengambil dan menyalin dari naskah-naskah kuno yang di dokumentasi kami.
ass.
nuwun sewu mau nanya dari sekian keturunan sunan tembayat yang nama asli kyai ubaidilllah yang mana ya pak! sekalian mau nanya bener ada gak keturunan ki ageng pandan aran yg bernama kyai ubaidillah punya anak namanya kyai khafidhullah,punya anak namanya kyai qowiyullah, punya anak namanya kyai abdul malik,punya anak kyai musa punya anaklagi namanya kyai abdul karim yang ada di jombang jawa timur. matur nuwun sanget bantuane bapak!
Yg disampaikan saudara Yusya spertinya tdk salah, sy punya silsilah dari be2rapa nama yg anda sebut. Mohon maaf tdk dipublikasikan & disebarluaskan, krn hnya utk kalangan sendiri.
Bisa hub sy di wawanyes@yahoo.com
pak yusya, nama org tua anda sapa? koq bisa tau klo pelarian saat prang Diponegoro?
Ass.Wr.Wb.
Kpd Yth. KRM Kasiman mungkin kita masih sodara…
@ Mas Riza: betul ada hub dengan sultan demak klo ditelusur dari jalur Kakung/ayah.
@ Bpk M Aang KH : nuwunsewu, dari data yg sy pnya tdk satupun yg memiliki nama asli sprti yg anda sebut. smuanya pake nama jawa, bahkan sodara sekandung eyang bayat tdk ada yg pake nama tsb.
Ga tau klo blio2 ganti nama. Wallohualam.
Nyuwun ngapunten menawi kulo lepat.
Suwun.
Bgs jg ada tradisi semacam itu. tapi setau sy tdk ada tradisi ketok kuncung di trah sunan mbayat. Alhamdulilah, sy dr garis laki2.
nyuwun ngapunten mnawi kulo lepat.
@ Mr. Black: nama remaja istri blio memang tdk diketahui. Bahkan di daerah asal istri blio tempat sekarg istrinya dimakamkan, tdk ada yg tau.
Mgkin krn kebiasaan sesepuh jaman dulu yg udah menikah lsg ganti nama pake nama suaminya. Harap maklum klo akhirnya terlupakan.
Assalammualaikum Wr Wb.
Salam hangat bapak-ibu mbah, yang mungkin masih saudara saya
kenalkan nama saya Moh. Adib Mahfud
Menurut silsilah, saya adalah keturunan ke-13 dari sayid tembayat
Dulu saya dapat silsilahnya dari paman saya, tapi silsilah tersebut hilang,
saya pengen tahu silsilah sayid tembayad yang ada di daerah Blitar, tepatnya Kecamatan Wates Kabupaten Blitar
Bapak Saya, ke-12 Ahmad Thohari (alm)
Kakek/Nenek ke-11 Bapak Abdul Mukri & Siti Juwariyah
di atasnya saya tidak tahu
Mohon Informasinya,
Terimakasih
Wassalamualaikum, Wr Wb
nuwun sewu…klo boleh tau, garis keturunan/generasi ke 13 dan 14 apa ada?bisa sekalian dijelaskan?
Insyaallah ada. namun belum saya modifikasi untuk bisa diupload. Mohon sabar…karena waktu saya tidak cukup banyak….
Terima kasih, salam hangat juga. Coba nanti saya carikan file/naskah yang dimaksud. Mudah-mudahan ketemu dan segera saya informasikan melaluji blog ini.
paling gampang siih dr atas kebawah, klo dr bawah agak susah, coz kturunan byk bgt. Yg pgn tau maenlah ke klaten, slagi kami masih diberi umur pjg dan masih ada yg mengingat kami.
Trims
selamat pagi,
KRM Kasiman dan para kadang lainnya, saya tak sengaja menemukan blog ini. saya sedang menggali informasi seputar anak turun sunan Bayat di Jabalekat. Dari informasi warga di sekitar bukit Jabalekat, sunan Bayat memiliki keturunan yang tersebar. Salah satunya ada yang dimakamkan di daerah Jiwa (saya tak tahu tepatnya) dan kemudian menurunkan beberapa nama di pemakaman Konang (tak jauh dari Bayat, Klaten).
Informasi sunan Bayat memiliki kedarahan hingga Jawa Timur malah baru saya ketahui. Senang rasanya menemukan informasi tambahan dari blog ini.
Saya menyimpan sarasilah garis kedarahan sunan Bayat-pangeran Jiwa-panembahan Menanglangse (Konang)-dst. Sarasilah itu juga berisi data perkawinan antara keturunan sunan Bayat dengan garis Demak Bintara. Soal benar tidak, saya sendiri tak tahu.
Para kadang yang tertarik untuk bertukar informasi seputar kedarahan sunan Bayat dengan garis pangeran Jiwa, silahkan email saja ke saya agar informasi itu tak bercampur dan membuat bias blog ini.
KRM Kasiman, maturnuwun sanget untuk anda.
Salam,
hendromasto, kepatihan, solo.
Alhamdulillah. Selamat datang pak hendromasto.
memang ini adalah salah satu keinginan saya, khususnya sebagai salah satu generasi KRM Kasiman untuk memperluas tali silaturrahmi, kterutama menyambung jalur silsilah keturunan KRM Kasiman baik kesamping, ke bawah maupun ke atas. Sehingga saat itu memang saya menawarkan untuk membuat blog keluarga ini untuk kepentingan keluarga yang lebih luas. kebetulan kebiasaan saya ya cuma buat blog, dan gratis…ya saya tawarkan dan saya buatkan.
Keprihatinan saya sebetulnya dari pertemuan terakhir banyak pini sepuh (yang menjadi sumber informasi) telah satu persatu meninggal dunia. sehingga saya kuatir tidak ada lagi sumber informasi yang bisa digali berkenaan dengan keluarga ini, baik kekerabatan dalam keluarga atau dengan keluarga lain.
telah beberapa kali pula sebetunya pini sepuh yang dari Blitar dan sekitarnya berkunjung ke leluhur, baik yang di Bayat dan Jogja.
Mudah-mudahan dengan ini saling terjalin informasi yang lebih intens.
Wassalam
Nusdianto Triakoso, Surabaya
email jenengan brp mas Hendromasto?
Suwun
selamat siang,
pak/mas nusdianto (maaf, saya tak tahu bagaimana harus ngaturi panjenengan), saya sangat suka dengan blog ini. paling tidak, informasi kedarahan jabalekat yang tersebar di jawa timur sudah terdokumentasikan dengan baik. perginya para pinisepuh memang sering jadi masalah bagi para keturunannya saat hendak ngluru jejak leluhur.
tapi, kalau melihat blog ini, sepertinya kedarahan Bayat di jawa timur sudah terdokumentasikan dengan baik. jika panjenengan masih ingin nambahi dan kesulitan, bisa menggunakan sumber dari kraton (jogja/solo). dua kraton itu memiliki catatan lumayan lengkap yg bisa jadi sumber pelacakan silsilah (ex: di sarasilah HB II, tercatat salah satu putrinya menikah dengan keturunan sunan Bayat bernama Sayid Ngabdani).
mas wawan, ini email saya, hendromasto@gmail.com.
salam,
hendromasto.
@hendromasto : Terima kasih banyak atas informasi yang disampaikan. Memang inilah kelebihan website atau web log yaitu menjadi sumber informasi bagi siapa saja. Dan untuk tujuan inilah website atau weblog ini saya buat seperti pernah saya sampaikan pada ketua Yayasan KRM Kasiman, agar data tentang silsilah dan keluarga besar KRM Kasiman ini terdokumentasi dengan baik dan memudahkan bagi siapa saja yang ingin membaca atau mengakses informasi tersebut. Beberapa tahun belakangan memang sudah disinyalir banyak sekali para pinisepuh yang meninggal dunia dan tentu saja bila ada informasi yang beliau punya tentu juga ikut terkubur.
Untuk selanjutnya informasi ini akan saya sampaikan pada para pengurus Yayasan KRM Kasiman untuk menindaklanjuti.
Sekali lagi terima kasih
Salam,
Nusdianto Triakoso
Assalammualaikum,
Saya dari Malaysia dan ingin mencari silsilah Raden Ngadi Wongso dari Pekalongan. Beliau adalah embah saya. Saya baru pulang dari Jogjakarta dan berjumpa dengan En. Happy Sulistiawan saudara saya di sana mengatakan saya adalah dari silsilah keturunan Sunan Kalijaga.
Nama Raden Ngadi Wongso ditukar semasa berada di Malaysia menjadi Abdul Manan bin Tayeb.
Harap dapat membantu saya mencari asal usul keluarga saya.
Terima kasih
Assalamualaikum wr. wb.
Salah sejahtera selalu.
Bagi seluruh keluarga besar keturunan Ki Pandanarang (secara keseluruhan) , dengan ini diberitahukan bahwa, sebagai bagian dari anak cucu keturunannya. Kami telah menyiapkan SILSILAHNYA (cukup lengkap) termasuk keturunan keluarga dari Bapak Krm. Kasiman.
Silahkan dilihat dengan mudah di http://www.manangroup.org di deretan menu sebelah atas.
Terima kasih
Salam
Achmad Murtadho
Asalamualaikum, Saya pernah diajak ziarah ke makam sunan tembayat ,disana sy juga berziarah di makam R.Mas sumendi wongsakusuma1(satu), cicit Hamengku Buwono 2 (dua),yg sy mau tanyakan apakah ada hubungan antara R.Mas sumendi wongsakusuma1 (satu) dengan sunan tembayat..?, kenapa kok dimakamkan diarea makam sunan tembayat, saya dari keturunan trah Hamengku Buwono 2 ,Sbelumya sy ucapkan banyak terimakasih..
Asalamualaikum, Saya pernah diajak ziarah ke makam sunan tembayat ,disana sy juga berziarah di makam R.Mas sumendi wongsakusuma1(satu), cicit Hamengku Buwono 2 (dua),yg sy mau tanyakan apakah ada hubungan antara R.Mas sumendi wongsakusuma1 (satu) dengan sunan tembayat..?, kenapa kok dimakamkan diarea makam sunan tembayat, saya dari keturunan trah Hamengku Buwono 2 ,Sbelumya sy ucapkan banyak terimakasih..
assalamu’alaiukum wr. wb, mohon informasi tentang silsilah sunan tembayat yang lain, soalnya kami sudah 6 th ini mencari silsilah putra sunan tembayat yang, kami dari silsilah KH. Ngarip putra sunan tembayat dari pacitan
wasalam
assalamu’alaiukum wr,wb.mohon keterangan silsilah sunan tembayat.karena saya selalu disebut2 masih keturunan sunan bayat oleh sespuh desa saya.
@Mukhlison dan Heru Suasanto, mungkin bisa kontak dengan pak Hendromasto.
Sudilah kiranya saudara2 yg serius pgn tau silsilah tsb mampir ke gubuk saya. Ada buku silsilah lengkap, dan surat pikukuh jg masih ada.
salam. wawan.
To: Mas Hendromasto.
Mas, surat pikukuh dr Kraton Solo udh ktm. Ada titik terang,tinggal ngurus status saya. Hehe, Alhamdulilah. Kpn bisa ktm and ngobrol2 tentang ini.
Luar biasa..gak nyangka..
Silsilah Keturunan Sunan Tembayat
Salah satu Peninggalan Sunan Tembayat (Sunan Padang Aran) adalah Masjid Golo, Masjid Golo adalah Masjid yang dibuat Sunan Padang Aran di atas gunung Jabakat.
Pada jaman dulu Sunan Padang Aran kalau mau Subuh azannya sampai di Demak, Rajanya R. Patah masih tidur merasa terganggu lalu Raja menyuruh prajuritnya untuk memperingatkan azan Ki Ageng Padang Aran terlalu malam dan Masjidnya disuruh menurunkan, tetapi sebelum utusan dari Demak sampai di Jabalkat, rupanya Ki Ageng sudah tahu dan malam itu Masjid disuruh menurunkan para Santrinya dengan cara diikat serbannya Ki Ageng padang Aran sampai kebawah.
Sekarang Masjid nama Golo yang artinya Go-1 dan Lo-7 angka jawa. Maksud Sunan Tembayat agar setiap manusia harus menjalankan Sholat sehari semalam berjumlah 17 rekaat.
SILSILAH SUNAN BAYAT (Kertabumi Brawijaya)
Sunan Bayat adalah Putra dari :
~ Rajasa Wardhana _bin
~ Dyah Kerta Wijaya
~ Dewi Suhita
~ Wikrama Wardhana
~ WIRABUMI
Putra Sunan Bayat :
1. Arya Damar
2. Retno Pembayun
3. R. Bathoro Katong
4. R. Bondan Kejawan
1. Arya Damar
2. Putra Retno Pembayun:
~ Kebo Kanigoro
~ R. Kebo Amiluhur
~ Ki Ag. Kebo Kenongo
dan putra Kebo Kenongo adalah Mas Karebet
3. Bathoro Katong mempunyai putra R. Patah. Sedangkan Putra R. Patah adl ;
~ Pati Unus
~ Sekar Seda lepen
~ R. Trenggono
~ Rt. Mas Nyowo
~ Sunan Lawu
Raden Trenggono sendiri mempunyai putra: “(Sunan Prawoto, Ratu Kalinyamat dan Ratu Mas Cempoko + Hadi Wijaya)”.
_Sedangkan Putra Sunan lawu adl (Ratu Alit + Ki Ag. Kebo Kenongo
4. Putra R. Bondan Kejawan ;
~ Ki Ag. Wonosobo
~ Ki Ag. Getas Pendhowo
~ Nyi Ag. Ngerang
dan putra Nyi Ag. Ngerang adl Ki Ag. Selo & Ki Ag. Ngerang
bukannya raden patah putranya prabu brawijaya sama seorang putri cina?
meneketehe.. tu info dr internet bos, klo yg asli jelas disimpen lah yaw..
Bisna ada beberapa hal yg mragukan sich…nulis julukannnya aza salah. Bkn PANDANARAN tapi PADANGARAN.
Saya punya nenek (alm)namanya mbah Mujatin dari Kedungwaru Tulungagung. Beliau dimakamkan di komplek Masjid di Kalangbret Tulungagung. Di areal pemakaman itu dimakamkan pula ayah beliau (yang katanya dulu seorang naib) beserta 2 orang istrinya. Disitu pula ada makam yang dikeramatkan yang katanya adalah makam Mbah Witono. Apakah Mbah Witono itu yang dimaksud dengan Kyai Raden Witono ketutunan Sunan Tembayat? Apa hubungannya dengan kakek buyut saya yang seorang Naib itu? Mohon infonya kalau ada yang tahu. Terima kasih.
assalamu’alaikum wr wbr …
mungkin mayoritas yang tertarik di blog ini yang ada keturunanya dengan sunan mbayat …
entah itu bisa menemukan silsilahnya atau tidak ..
konon ada salah satu ciri2 keturunan sunan mbayat yaitu salah satu kukunya ada yang pecah kalau tidak pecah melancip permukaanya …
benar dan tidaknya di blog ini mungkin bisa terjawab …
wassalam dikidarmawan@yahoo.com
Saya punya garis silsilah dari sunan prawoto terus pangeran anom radya pandan trus pangeran pandanaran trus panembahan jiwa dan panembahan minang langse terus tumenggung setjonegoro dst… kebenarannya wallahualam. Hanya allah yang tahu dan saya nasehatkan untuk orang yang masih meminta berkah ke nenek moyang saya tersebut untuk segera bertaubat dan segera mempelajari ajaran Islam yang benar dan murni sesuai dengan pemahaman salaf yang sangat menjauhi kesyirikan. demikian harapan saya.
di artikel di atas kiyai abdul ghoni silsilah terputus… saya punya silsilah yg dan sekarang sy bukukan. sy termasuk cucu ya generasi yg ke 6.
yg bertempat di ponorogo jatim. dan mbah abdul ghoni mempunya 8 orang anak,,, dan anak cucunya skrang mencapai 750 orang….
081210030603
putrx sunan tembayat ada yang nmx k. hasan basyori ya………..
Assalamu’alaikum. Perkenalkan.. Keluarga dan leluhur bapak saya dari Wonoketro Ponorogo. Sedangkan keluarga dari Ibu dari Joresan Ponorogo. Kebetulan saya akan melangsungkan pernikahan dg seorang gadis dr daerah dekat makam sunan Bayat. Suatu ketika keluarga dr Bapak mengatakan bhw: “kita sebenarnya berasal dari keturunan sunan Bayat nak, dulu sewaktu mbah masih sugeng, kita sering diundang reunian. Tp karna lama kelamaan mbah kita gk aktif, akhirnya tali silaturrahmi terputus. Coba sekarang km telusuri lg..”
berdasarkan pernyataan pak lik tsb, akhirnya saya browsing dan menemukan blog ini. Yg menarik bagi saya adalah; bhw diantara keturunan sunan bayat yg di ponorogo ada di desa wonoketro dan joresan (desa bapak dan ibu saya). Utk itu mohon kiranya saya diberitahu Siapa saja keturunan kanjeng sunan bayat yg masih sugeng sekarang, khususnya di desa Joresan dan wonoketro..? Selanjutnya, saya jg ingin mendapat informasi keturunan beliau yg tinggal di sekitar makam Bayat.
Matur nuwun atas informasinya.
Saya sangat berterima kasih seandainya panjenengan berkenan memberi informasi ke nomer ini: 085228912221
wassalamu’alaikum wr.wb
@Imam Widodo, sebelumnya mohon maaf mas Imam Widodo. Memang tujuan saya buat blog ini adalah untuk mengenalkan atau mempublikasi silsilah keluarga kami dengan harapan bisa dilengkapi kemudian. Bahwa ternyata banyak yang justru minta informasi, kami kewalahan. Sebab sumber informasi kami sudah banyak yang tiada. Silsilah pokok tersebut juga disusun oleh para pinisepuh kami, namun mereka semua sudah meninggalkan kami, sehinga sebetulnya detail-detail yang barangkali ada pada saat menyusun silsilah pokok tersebut juga terputus. Beberapa informasi lain yang masih ada sempat diselamatkan bapak saya, dalam bentuk kertas kuno yg sudah lusuh dan hampir tidak terbaca….
Namun kami berterima kasih mas Widodo menghubungi kami, kami berharap memang keluarga panjenengan masih satu jalur dengan keluarga kami di Blitar (KRM Kasiman yang merupakan keturunan Sunan Tembayat)….
@Zahrul Arif, benar tidaknya saya tidak tahu. Tapi yang jelas, saya tidak mempunyai ciri tersebut. Keluarga kami juga tidak mempunyai ciri tersebut..
@Zahrul Arif tdk sepenuhnya bnar.
@Imam Widodo : sy pernah sms ke anda kpn melangsungkan pernikahan, tapi syg tidak anda jawab. Pdhl sy mo knalin anda dgn keturunan Eyang Bayat yg Asli dan jelas silsilahnya..
Klo mau daftar silsilah lengkap beserta anak-anakya add facebook sy : wawan Lucky Chen
Ass.saya senang sekali menemukan web ini. Berdasarkan cerita dr keluarga, saya msh keturunan sunan tembayat. Tp saya ga tau,soalnya ga ada silsilah keluarga. Klo tdk keberatan,mohon info silsilah keturunan sunan tembayat sampai 2011 ini.hee.. Klo pun benar saya masih ada keturunan ya alhamdulillah,klo tdk ya hanya sekedar pengen tau saja
Triakoso@ ohya mas… makasih atas balasan dan informasinya. saya minta izin utk mendownload daftar silsilah di blog ini utk saya tanyakan ke saudara2nya bapak. karena biar bagaimanapun, bukan sekedar ingin disebut sebagai keturunan sunan bayat, tp bagi saya’nemokne balung pisah’ adalah suatu anugrah yg sangat membahagiakan…
wawan@ Ohya? subhanalloh.. saya malah nggak tau e mas.. mungkn ngak masuk kalie. insya alloh, kalo da sms saya sllu balas dg senang hati kog…;-)
Rencana akhir tahun ini mas….
@Imam Widodo. Alhamdulillah. Memang begitu rencana semula saya mencoba membuat blog keluarga ini. Karena kebutuhan akan informasi, khususnya karena para pinisepuh sudah banyak yang meninggal dunia sehingga kuatir informasi-informasi yg beliau punya tidak. Namun sebetulnya yang saya harapkan adalah ada informasi yg masuk, tapi ini justru informasi yg keluar. Artinya justru saya dimintai informasi berkaitan dengan hal yang sudah saya unggah tersebut…
Namun demikian saya juga turut gembira bilamana ini menjadi media untuk mempertemukan kembali jalur silsilah yg sudah lama putus…
@Citra Ayu, silsilah yang mengarah pada keturunan Sunan Tembayat yang disini adalah yang kami punya, atau dari keluarga kami khususnya keturunan Kyai Raden Mohammad Kasiman. Dari jalur keturunan yang lain saya tidak tahu. Kalau Citra masih dari jalur keturunan KRM Kasiman insyaallah kami carikan. Karena kami dari keluarga KRM Kasiman sudah cukup lama mendata jalur silsilah kami….
Kalau Citra Ayu menanyakan silsilah yang mengarah ke Sunan Tembayat dari keluarga yang lain jelas kami tidak punya…
Demikian mudah-mudahan puas…
Wassalam
Asss.Jika memang benar yang di maksud salah satunya adalah Ki ageng witono, masjid tiban kambret kauman tulung agung maka panjenengan (krm kasiman) adalah keluarga kita. Saya adalah generasi ke 8 dari Ki Ageng Witono Via mbah hasn Asy’ari (Gembrang Serang)-hasan tari-…………sampai kpd ayah-saya.alamat email saya rwin_alhasanie@yahoo.com. kami pun berniat untuk menelusuri jejak keluarga, biar tidak kepaten obor, info balasannya saya tunggu. Wasss
Alhamdulillah sy menemukan web ini… karena sy jg mempunyai daftar silsilah PANEMBAHAN AGENG SUNAN TEMBAYAT yang susunan keturunannya sama persis dengan urutan di atas…. hanya saja sy adalah keturunan dari Raden Witono Kalangbret Tulungagung… dgn silsilah R.WITONO @Kyai Ali Muntaha (Tulungagung) @Kyai Muhamad (Tulungagung) @Kyai Sya’ban (Tulungagung) @ Nyai Dodok (Blitar) @Nyai Radiyah (Kediri) @H. Saleh (Plaosan Kediri) @H. Imam Buchary (Malang) dan saya sendiri M. Fahmi Kalis Winarto (Malang) Telp. 0341-81.000.45 / 0858.5545.5545
49. zahrul arif – Februari 22, 2011
..konon ada salah satu ciri2 keturunan sunan mbayat yaitu salah satu kukunya ada yang pecah kalau tidak pecah melancip permukaanya …
saya dari garis syeh basyarudin bolorejo tulungagung yg konon sepupuan dg mbah ageng witono kauman kalangbret namun sepupu benerannya saya belum tau. Saya punya garis kuku (kalo dilihat persis kayak kuku pecah) sedari kecil itu garis ikut bersama tumbuhnya kuku. jadi biar kukunya dipotong terus garisnya ya ada terus.
ngomong2, ati ati kalo pean nyari garis sunan bayat keatas, krn saya tahu nasab beliau pada siapa. jka anda tidak siap taubatan nasuha, bisa kualat..!!
yang sy tau, dari saudara kandung saya tidak ada yg punya “kuku pecah” seperti garis kuku saya. seluruh sepupu dan mbah-de/mbah-lik berikut putra2nya juga tidak ada yang punya kuku pecah kayak gitu. wong sodara+sepupu saya banyak, emang yang dianggap keturunan cuma yang punya kuku pecah lha lainnya yang mbapaki siapa? (oops..^_^peace..)
sesama cucu temurun pas saya nemu blog ini adalah hari ke-5 lebaran, jadi buat semua keluarga se-kakek leluhur di sini saya mohon maaf lahir dan batin…
untuk anak cucu RADEN ABDUL GHANI. sampe skrang saya ada buku keluarga. saya sendiri termasuk generasi ke 7,
kkatrok@yahoo.com/gufronalbantani@hotmail.com
karena dlm silsilah tsb di atas,, r abdul gnani silsilah kebawah putus, mudahn2n dng adanya blog ini bisa menymbung silaturhmi
perkenalkan saya dari Trah Kesultanan Jogya, yg miturut cerita eyang2 saya, masih adat tautan/hub darah dgn Kj.Sn.Bayat….
Mas adakah hub keluarga anda dengan Keluarga trah Karso Kromo di Tulungagung…. tolong mungkin bisa dikonfirmasikan dengan sesepuh di keluarga panjenengan….kalau benar, Alhamdulillah….tambah dulur..:))
sdr Imam Bukhori yg terhormat, kualat tu bisa terjadi klo melakukan kesalahan thd leluhur…
Mencari silsilah bknlah suatu kesalahan, justru merupakan perwujudan rasa bakti dan hormat pd leluhur..
Sy mohon anda yg ngerti nasab jgn berlebihan dlm menghormati leluhur dan bisa mengarah ke pengkultusan..
usia anda masih muda kan..??
ehh apa hubungannya dengan usia??
bapak bapak dan mas mas yang lebih tua dari saya… tanpa mengurangi rasa hormat pada kerabat yang lebih tua, saya hanya bermaksud menyampaikan bahwa sunan tembayat (jika sunan tembayat yang kita maksud adalah sunan tembayat yang sama) masih keturunan dari nabi agung Rosululloh,
bukannya mengKULTUSkan namun terlepas saya keturunan beliau atau bukan saya pribadi selaku muslim menghormati dan memuja nabi saya.
jika yang terhormat sekalian adalah keturunan beliau sepertinya sudah sewajarnya untuk bertaubat, silsilah adalah perwujudan rasa bakti dan hormat pada lelulur adalah benar @sdr wawan jadi jangan sampai setelah mengetahui silsilah malah hanya buat bangga-banggaan sementara diri masih berlaku korupsi dan dzalim pada sesama..
sementara silsilah bisa menjadi motivasi untuk bertaubat asal tidak sekedar untuk rasa bangga2an, maka semoga Alloh merahmati panjenengan sekalian dengan hidayah kemuliaan dan kesejahteraan atas usaha anda mencari silsilah dan memperbaiki diri karena pengetahuan silsilah tanpa perbaikan diri akan seolah “meremehkan” nama besar silsilah anda sendiri dan inilah yang bisa jadi akar kualat jika tidak segera dicabut…
maaf jika saya terlalu to the poin, mungkin karena masih muda dan butuh lebih banyak belajar tentang kesopanan dan terbiasa hidup di lingkungan rakyat jelata dan bukannya komunitas priyayi ningrat jadi mohon penuntun lebih lanjut dari para sesepuh di sini…terima kasih.
ass.wr.wb. yth. mas abdul jawad di unm aduh mas aku jadi bingung silsilah eyang sumendey yg ada di bantul itu? apa lewat kraton dar silsilah HB II atau bagaimana, ini aku dari trah sutorejo badegan tempat bersemayam mendiang eyang aku mohon jangan dipugar biarkan seperti aslinya biar ada kenengan nilai sejarahya, dan bisa dilacak lebih jauh silsilahnya.
klo ngomonging soal keturunan nabi, smua yg ada disini keturunan nabi mas..
sy tunggu utk berdialog ttg hal ini secara empat mata di gunung jabalkat
suwun.
informasi yang cukup menarik untuk dikaji lebih dalam.
salam kenal.
nuwun.
yo ndak semua orang turunan nabi Muhammad to pak, ada orang turunan paulus, ada orang turunan abu lahab. ada turunan abu jahal, ada turunan eskimo… turunan nabi adam sih iya, turunan nabi Muhammad tunjukkan akhlak yang baik lah
kepada pemilik blog/pengurusnya, saya mohon tulisan komentar dari saya dihapus saja seluruhnya karena saya khawatir menimbulkan KESALAH-PAHAMAN PRINSIP..
kepada yang terlanjur membaca komentar2 saya , mohon saya dimaafkan..terima kasih.
sy blg keturunan NABI, berarti tdk hanya Nabi
Muhammad aza dik Imam..
Silahkan dibaca lg dgn teliti !
assalamu’alaikum saya pernah d critain oleh ayah saya, dari buyut saya bahwa saya keturunan sunan Bayat, tapi saya masih mencari silsilah2 nya smpai mbh Buyut saya, mohon d share kan keturunannya Sunan BAyat scra lgkap
Kepada M. Fahmi Kalis Winarto kebetulan saya dari kediri yang nenek saya pernah bilang kalo keluarga saya masih keturunan Kanjeng sunan Bayat, keluarga dari daerah gampengrejo dusunnya ngebrak, apa bisa di postingkan silsilahnya atau gimana caranya bisa hubungi bapak?
assalamu alaikum wr wb
perkenalkan nama saya jati
menurut alm kakek dan alm bapak saya. kami juga keturunan dari sunan tembayat. tetapi silsilahnya seperti apa saya tidak tahu. karena menurut kakek buku silsilah itu tidak kembali ketika dulu dipinjam saudara.
dan dari yang saya tahu ada keturunan sunan tembayat yang sekarang tinggal di luar pulau jawa karena dulu leluhurnya mengikutri program transmigrasi (smoga info ini benar)
yang menjadi tujuan saya mencari tahu kebenaran ini adalah bahwa saudara yg di luar jawa itu mengalami penganiayaan di luar batas selama setahun terakhir ini. dan saya ingin memintakan bantuan doa kepada saudara2 sedarahnya agar memohonkan pertolongan kepada ALLAH.
lebih jelasnya sdr kita itu diguna guna tiada henti. disakiti berdarah darah, bisu tuli buta lumpuh silih berganti
mohon doanya untuk seorang yang bernama LIA cucu ki ageng pandanaran
trimakasih
wassalamu alaikum wr wb
Sunan Bayat@Ki Ag.Pandanarang II @Pg.Madepandan adalah putra Adipati Semarang I yaitu Pg.Pandanarang I @R.Husein, adapun R.Husein sblm diangkat menjadi Adipati Semarang I menjabat sebagai Adipati Terung @ Pancatanda Terung., R>husein adalah putra Ario Damar-Palembang dari isrti berkebangsaan Champa/China (?)……ada dua versi mengenai Ario Damar @ Joko Dillah; versi Jawa dan versi Arab., dlm versi Arab disebuitkan bhw Ario Damar @ Joko Dillah @ Maulana Abdullah putra dari Maulana Ali Nurul Alam bin Syaikh Jumadil Kubro…..Syaikh Jumadil Kubro adalah ayah dari Maulana Ibrahim Smorokandi….M aulana Ibrahim Smorokandi adalah ayah dari Sn. Ampel, Maulana Ishak dan Ali Murtadho……wallahualam
62. Erwin Yulianto – Juni 13, 2011
Aslkm. Saya yang nulis di no.48. Umur saya sekarang 54 th. Saya tidak tahu apa hubungan antara alm. ibu, nenek & kakek buyut saya dengan Mbah Witono di komplek makam masjid tiban kauman kalangbret tulungagung. Yang jelas dulu waktu alm ibu saya masih hidup, setiap malam jumat beliau pasti buat bubur merah dan putih utk Mbah Witono. Tradisi itu sekarang sudah tidak kami teruskan lagi. Kalau panjenengan adlh generasi ke 8 dari Mbah Witono, jangan2 kita masih satu keluarga besar. Tidak ada maksud apa2 saya menulis ini kecuali sekedar ingin tahu. Semoga dengan sarana tulisan ini bisa menyambung tali silaturahmi, khususnya diatara keturunan Mbah Witono Kauman Kalangbret Tulungagung. Wass.
ass.wr.wb. mohon maaf sebelumnya. kata orang yg memahami dan bisa membaca silsilah melalui pandangan supranatural bahwa saya masih ada keturunan sunan tembayat. sedangkan saya sendiri tdk tahu hal tsb. mhn masukan apakah hal tsb mungkin. perlu diketahui saya berasal dari magetan jawa timur. trimakasih. wass
menurut saya sislilah ini sudah berbeda deng silsilah sunan bayat
tolong dkaji ulang ?
SILSILAH SUNAN BAYAT (Kertabumi Brawijaya)
Sunan Bayat adalah Putra dari :
~ Rajasa Wardhana _bin
~ Dyah Kerta Wijaya
~ Dewi Suhita
~ Wikrama Wardhana
~ WIRABUMI
Putra Sunan Bayat :
1. Arya Damar
2. Retno Pembayun
3. R. Bathoro Katong
4. R. Bondan Kejawan
1. Arya Damar
2. Putra Retno Pembayun:
~ Kebo Kanigoro
~ R. Kebo Amiluhur
~ Ki Ag. Kebo Kenongo
dan putra Kebo Kenongo adalah Mas Karebet
3. Bathoro Katong mempunyai putra R. Patah. Sedangkan Putra R. Patah adl ;
~ Pati Unus
~ Sekar Seda lepen
~ R. Trenggono
~ Rt. Mas Nyowo
~ Sunan Lawu
Raden Trenggono sendiri mempunyai putra: “(Sunan Prawoto, Ratu Kalinyamat dan Ratu Mas Cempoko + Hadi Wijaya)”.
_Sedangkan Putra Sunan lawu adl (Ratu Alit + Ki Ag. Kebo Kenongo
4. Putra R. Bondan Kejawan ;
~ Ki Ag. Wonosobo
~ Ki Ag. Getas Pendhowo
~ Nyi Ag. Ngerang
dan putra Nyi Ag. Ngerang adl Ki Ag. Selo & Ki Ag. Ngerang
silisilah yag diajukan saudara wawan ini menurut saya snagn keliru krena itu jlur keturunan dari raja brawijaya dan disitu juga banyak slahnya
HATI-HATI dengan Wawan, ORANGNYA ANEH… Kalo bicara Kaya anak kecil alias mencla-mencle gak jelas/Sok tauuu… Pdhal gak tauuu…